media pembelajaran
Media berasal dari bahasa Latin
merupakan bentuk jamak dari medum; secara harfiah berarti perantara atau
pengantar. Berdasarkan National Education
Association (1969) media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk
cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.
Media juga dapat
diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk menyalurkan (1)
pesan, (2) merangsang pikiran, (3) perasaan, (4) perhatian, dan (5) kemauan
siswa.
Media
pembelajaran telah mengalami perkembangan pesat. Hal itu karena di berbagai
penjuru dunia para ilmuwan dan praktisi berupaya melakukan kajian dan penemuan
terhadap teknologi informasi dan komunikasi yang dapat diaplikasikan dalam
pembelajaran, mulai dari hal sederhana hingga spektakuler (yang tidak
terbayangkan sebelumnya). Contoh: untuk mengetahui perkembangan pendidikan yang
terjadi di suatu negara, kita tidak harus mengorbankan biaya yang besar untuk
melakukan perjalanan ke tempat itu, tetapi cukup dengan menggunakan internet
sebagai media digital. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi turut
mempengaruhi keberadaan media pembelajaran dan sumber belajar. Perkembangan itu
berdampak pada ketidaksesuaian penggunaan media itu pada masa sekarang ini,
karena faktor kepraktisan, efisiensi, efektivitas, serta dampak terhadap
lingkungan
Untuk memberikan pengaruh yang signifikan, maka pemilihan
dan penggunaan media harus benar dan tepat. Kriteria
yang dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan pemilihan media, adalah: sesuai dengan tujuan
pembelajaran, tepat mendukung
materi, sesuai dengan kemampuan peserta didik, praktis,
dapat diaplikasikan oleh Guru, faktor peserta didik. Macam
macam Media antara lain :
1.
Media Grafis
Media grafis adalah media yang mengandung pesan visual berbentuk
tulisan, garis, titik, atau symbol yang merupakan ikhtisar, gambaratau juga
rangkuman dari sebuah kejadian, data, atau gagasan. Ragam media grafis yang
dapat ditemukan di sekolah, seperti: Diagram/Grafik, Bagan,sketsa, gambar,
kartun, poster.
2.
Media papan
Media pembelajaran tersebut merupakan salah satu
diantara media tertua dan masih digunakan secara luas dalam pembelajaran di
berbagai penjuru dunia, terutama karena murah.
Jenis media papan, yatu: papan tulis kapur, whiteboard, magnetic board, flannel board,
bulletin board, dan flipchart.
3.
Media Audio
Media audio berkenaan
dengan indera pendengaran. Pesan yang disampaikan bersifat simbol-simbol
auditif baik verbal (kata-kata/bahasa lisan) maupun non-verbal. Media audio
mencakup: radio, alat perekam pita magnetic, kaset atau compact disk (CD), laboratorium bahasa.
4.
Media Proyektor
Media ini memiliki kesamaan dengan grafik,
karena bersifat membangun rangsangan visual. Media grafik antara lain: slide, film rangkai, OHP, opaque-projector, microprojection,
televisi, video, dan lain-lain.
Kebanyakan media tersebut sudah digantikan oleh
adanya computer/laptop yang dilengkapi dengan software presentasi MS-Power
Point dan LCD Projector yang
berfungsi menampilkan bahan presentasi.
5.
Lingkungan
Lingkungan adalah media yang efektif untuk
digunakan pada pelaksnaan pembelajaran, selama materi ajarnya sesuai. Dalam
pembelajaran kejuruan, untuk program keahlian tertentu dapat menggunakan
lingkungan sebagai media pembelajaran Seperti
: bengkel, gedung, dll
6.
Multimedia
Media
pembelajaran telah berkembang dengan pesat, karena adanya berbagai teknologi computer/hardware, software, internet, dan teknologi elektronika, sehingga
menghasilkan sebuah cara belajar dan mengajar baru yaitu multimedia dan e-learning (kombinasi TIK dalam
pembelajaran yang memadukan teknologi internet + teknologi web + teknologi
multimedia).
Assalamualaikum,
BalasHapuspenggunaan multimedia sangat membantu pembelajaran, namun dalam penggunaan media berbasis ICT ada damapak negatifnya juga, menurut mbak nung, apa langkah kita sebagai seorang pendidik dalam meminimalisir dampak negatif tersebut?
walaikum salam mbk suci, terima kasih atas pertanyaannya, disini saya akan menanggapi, menurut saya, tentu saja penggunaan ICT mempunyai dampak positif dan dampak negatif, dan langkah kita sebagi pengajar dalam meminimalisir dampak negatif tersebut adalah dengan memberikan pengertian lebih kepada siswa akan tujuan pengunaan ICT dalam pembelajaran, kemudian dengan memberikan perhatian lebih juga ketika siswa menggunakan ICT sehingga siswa tidak menyalahgunakan ICT... terima kasih mbak... ^-^
BalasHapusKk bagaimana cara mengantisipasi dampak negatif dari ICT ini?
BalasHapusterima kasih mbak lulu, menuert saya untuk meminimalisasi dampak negatif ICT adalh dengan menggunakan ICT dengan bijak, dan sesuai dengan tujuan penggunaan ICT nya, sehingga tidak di slah gunakan apalagi untuk hal hal negatif.. ^-^
BalasHapus